Halaman

Senin, 29 April 2013

Kapankah Sebaiknya Memulai Program Latihan untuk Pertandingan?



Teman-teman Atlet Silat sekalian yang saya hormati,

Jika diumumkan akan ada pertandingan silat di bulan 12, sedangkan sekarang adalah bulan Satu, maka bulan berapakah sebaiknya latihan dimulai? Apakah sebaiknya bulan sepuluh atau bulan tujuh?
Menurut saya, mari berlatih mulai sekarang.

Oke, mari berhitung secara sederhana. Kita asumsikan latihan setiap sore tersebut bagaikan menumpuk satu bata untuk membangun sebuah rumah. Kalau Njenengan memulai latihan di bulan sepuluh, maka pada bulan dua belas Njenengan akan berhasil mengumpulkan 30 bata dikalikan dengan 2, yaitu 60 bata. Sedangkan bila Njenengan memulai latihan pada bulan tujuh, maka Njenengan akan berhasil mengumpulkan 30 bata dikalikan dengan 5, yaitu 150 bata.
Dan saya memulai latihan di bulan satu, maka saya hanya akan mengumpulkan 30 bata dikalikan dengan 12, yaitu 360 bata. Saya rasa 360 bata tersebut lebih banyak dari 150 maupun 60 bata.
Bila Njenengan menambah latihan menjadi pagi dan sore, sehingga otomatis jumlah bata Njenengan bertambah dua kali lipat, maka saya juga bisa melakukan hal yang sama. Bila Njenengan melakukan variasi program latihan, saya juga bisa melakukan hal yang sama. Bahkan bila Njenengan menambah jam latihan dari satu jam menjadi dua jam, saya juga bisa melakukan hal yang sama.
Tapi jika saya memiliki program dengan periode 3 bulanan, apakah Njenengan akan menjalaninya dengan memampatkannya menjadi 3 mingguan?
Jika saya merencanakan untuk latih tanding setiap 3 bulan, lalu mengikuti satu kejuaraan daerah sebagai wadah uji coba, apakah Njenengan akan mengadakan latih tanding setiap 3 minggu dan akan menyelenggarakan kejuaraan sendiri untuk wadah uji coba? Bagaimana dnegan pemulihan cedera dan perkembangan tekniknya?

Sebagaimana Njenengan dan saya berkembang dari bayi hingga dewasa, Njenengan dan saya telah menghabiskan ratusan piring nasi dan lauk untuk tumbuh. Apakah mungkin Njenengan memaksa seorang bayi untuk sekaligus menghabiskan ratusan piring nasi dan lauk dengan gizinya yang sangat tinggi dalam waktu beberapa hari saja agar bisa segera menyusul kondisi fisik Njenengan dan saya yang sekarang?
Maka, menyambut sebuah kejuaraan, alangkah baiknya jika direncanakan dengan matang. Semakin jauh persiapan dimulai, kemungkinan keberhasilan akan semakin baik. Program bisa ditata dengan teliti dan cermat. Ada latihan reguler, ada selingan berupa latihan untuk penyegaran menghilangkan kejenuhan, ada waktu untuk uji coba, ada masa pemulihan, tidak lupa waktu untuk kegiatan lain sebagai anggota masyarakat yang baik dan sebagai seorang mahasiswa. Perencanaan yang matang tentunya akan memberikan hasil yang lebih baik.

Jika Njenengan pernah mendengar olimpiade, tentunya Njenengan juga pernah membaca bagaimana para pelatih di negara-negara yang berambisi menang dalam olimpiade tersebut mulai membina bibit atletnya sejak awal. Beliau membina bukan dalam hitungan bulan sebagaimana saya contohkan di atas, beliau membina sejak sang anak di usia pra sekolah!

Semangat!! 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar